Kegiatan Swab massal yang dilaksanakan dihalaman kantor PT AMGM beberapa waktu lalu.

IDENTIFIKASI SEBARAN COVID-19: Sebanyak 216 karyawan PT AMGM dan keluarganya mengikuti rapid antigen, kemarin (31/1)

 

Pelayanan di Kantor PT AMGM Ditutup Tiga Hari

MATARAM-Sebaran virus korona kluster perkantoran kian masif. Terbaru, 15 orang positif Covid-19 berdasarkan hasil swab PCR di lingkup Kantor PT Air Minum Giri Menang (AMGM) Mataram. Akibatnya, 216 orang kemarin (31/1) dirapid antigen oleh tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Mataram. 

"Dari 216 yang dirapid di PT AMGM, enam orang menunjukkan gejala positif Covid-19. Makanya untuk memastikan, besok (hari ini, Red) enam orang tersebut akan kami minta rapid antigen ulang kedua kalinya, " terang Direktur RSUD Kota Mataram dr. HL Herman Mahaputra kepada Lombok Post, kemarin (31/1). 

Dokter Jack, sapaannya mengatakan kluster perkantoran memang yang paling mengkhawatirkan. Karena dari beberapa lokasi rapid antigen secara random, gejala positif justru banyak ditunjukkan pegawai kantoran. 

"Saya sama pak Kapolres dan Dandim malam minggu kemarin menyisir lokasi di Hotel Bidari,  Lombok Plaza, Kingsman dan Gembeng. Dari 102 orang semua negatif. Karyawan secara random dirapid antigen, " bebernya. 

Sebaliknya, rapid antigen yang dilakukan di PT AMGM siang kemarin justru enam orang dinyatakan menunjukkan gejala Covid-19. Setelah sebelumnya 15 orang dipastikan positif Covid-19. 

"Kalau enam orang di PT AMGM positif, maka 120 orang akan kembali kami rapid antigen. Karena kami tracing satu orang positif berbanding 20 orang, " papar Dokter Jack. 

Selain itu, ia juga menargetkan khusus untuk melacak klaster perkantoran dan area publik, 1.000 orang akan dirapid antigen secara random dalam sepekan. Untuk melaksanakan ini, Dokter Jack mewakili Gugus Tugas Covid-19 Kota Mataram meminta izin Pemprov NTB untuk melakukan rapid antigen di perkantoran pemerintah maupun instansi vertikal. 

"Kalau ada izin Pemprov NTB kami gas. Karena kita harus bergerak lebih cepat untuk tracing dari sebaran Covid-19 ini, " paparnya. 

Sementara Dirut PT AMGM HL Ahmad Zaini membenarkan sejumlah karyawannya positif Covid-19. "Yang positif Covid berdasarkan hasil PCR ada 15 orang. Kemudian 216 (kemarin) dirapid antigen. Hasilnya itu enam orang yang positif dan sisanya negatif," akunya. 

Sebanyak 216 orang yang mengikuti rapid antigen itu terdiri dari karyawan dan keluarga karyawan yang positif Covid-19. Mengantisipasi sebaran tidak hanya di lingkup kantor PT AMGM tetapi di kalangan keluarga mereka. 

Dengan 15 pegawai yang dinyatakan positif, maka pihak PT AMGM mengambil kebijakan tutup sementara selma tiga hari. "Ini untuk memutus mata rantai penularan dan kesempatan melakukan desinfeksi seluruh ruangan. Kami lockdown selama tiga hari, " terangnya.

Sumber: Lombok Post