Direktur Utama PDAM Giri Menang HL Ahmad Zaini saat memberikan sambutan sekaligus laporan perkembangan PDAM Giri Menang

Peresmian Gedung Pelayanan Gunungsari PDAM Giri Menang

Gunungsari. Akhir tahun 2015 ditutup PDAM Giri Menang dengan peresmian Gedung Pelayanan unit Gunungsari. Kegiatan dilaksanakan kemarin (Selasa, 29 Desember), turut hadir jajaran Direksi PDAM Giri Menang, Plt. Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid, Sekda Kota Mataram H Lalu Makmur Said, Sekda Lombok Barat, Kepala SKPD Lingkup PemkabLobar dan Pemkot Mataram, Kepala Kejaksaan Negeri Mataram, Dandim 1606 Lobar, Kapolres, Perwakilan Bank dan Perusahaan yang menjadi mitra PDAM Giri Menang.

Direktur Utama PDAM Giri Menang HL Ahmad Zaini dalam sambutannya melaporkan, gedung megah ini dibangun diatas lahan yang menjadi bentuk penyertaan modal Pemkab Lobar. Proyek pembangunan gedung ini menelan anggaran 1,1 Miliar dengan luas bangunan 357 meter persegi yang mana lokasi ini merupakan eks Puskesmas Gunungsari. Terang Zaini

Zaini juga menjelaskan di tahun 2016 mendatang secara struktur di PDAM tidak ada lagi istilah cabang, namun menjadi unit pelayanan. Ini adalah perpanjangan tangan dari kantor pusat. Semua perubahan tersebut merupakan ikhtiar untuk mendapat ISO (International Organization for Standarization).

“Bisa kami katakana kantor pelayanan Gunugnsari ini adalah yang terbaik gedungnya di kecamatan ini. Nantinya akan menjadi unit pelayanan yang membawahi Gunungsari, Batulayar, dan Narmada.” Ujar Zaini

Sebagai bentuk refleksi atas perkembangan perusahaan selama satu tahun terakhir, Zaini memaparkan perkembangan jumlah pelanggan yang melejit tajam. Yakni pada akhir Desember 2015 mencapai 108.775 pelanggan atau naik 14,10 persen dari sebelumnya. Pada periode yang sama tahun 2014 menyentuh angka 95.334 pelanggan. Dari total tersebut jika dirinci, jumlah pelanggan dari Kota Mataram sebanyak 66.200 dan Lombok Barat 42. 489. “cakupan pelayanan juga ada peningkatan sebesar 6,8 persen,” ungkapnya

Sementara untuk penyertaan modal juga mengalami kenaikan yakni saat ini jumlahnya mencapai Rp. 153,53 miliar. Total tersebut naik 18 persen dari sebelumnya Rp. 129,553 miliar. Untuk aset keseluruhan yang dimiliki perusahaan berplat merah ini sebesar Rp. 165 miliar

Di sisi lain, program yang masih terus di galakkan di internal perusahaan adalah penataan sumber daya manusia. Upaya tersebut dinilai penting untuk dilakukan mengingat sebentar lagi akan diberlakukan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Hal yang membanggakan adalah, sistem perekrutan pegawai PDAM Giri Menang yang mengandalkan kemampuan IT produk sendiri mampu menjadi daya tarik pihak luar untuk mencontoh. Seperti BLUD di Kabupaten Badung dan Tabanan, Provinsi Bali.

Sementara untuk meningkatkan kualitas pelayanan ke pelanggan, PDAM Giri Menang tengah bersiap untuk melaksanakan proyek program tambahan debit tahun 2016. Program ini oleh Kementerian Pekerjaan Umum akan berjalan melalui Balai Wilayah Sungai ataupun Cipta Karya.

“Kami juga akan mengolah air yang berada dibawah Taman Narmada. Nantinya dari pengolahan ini akan menghasilkan debit air 300 lt./detik atau akan bisa melayani tambahan 30 ribu pelanggan baru,” terangnya

Meski telah berupaya maksimal, Zaini tak menampik jika selama kurun waktu satu tahun terakhir pihaknya juga mendapat banyak koreksi dari pelanggan. Salah satunya soal debit air yang sangat kecil. Ini sangat dipengaruhi karena terjangan badai El Nino.

“Namun itu semua tetap jadi catatan kami untuk bisa menjawab tantangan-tantangan di tahun mendatang,” kata Zaini Bijak.

Sementara itu Plt. Bupati Lobar H Fauzan Khalid yang ikut serta hadir dan meresmikan gedung pelayanan PDAM Gunungsari mengatakan, tantangan PDAM sebagai perusahaan yang menjual jasa penyediaan air bersih ke pelanggan sangat besar. Tuga yang di emban jajaran PDAM pun terbilang kompleks ditengah ancaman berkurangnya jumlah mata air, perubahan cuaca dan gencarnya aksi pembalakan liar.

“Tentu itu semua tidak bisa hanya di emban PDAM seorang diri. Tapi menjadi tugas kita bersama untuk membantu agar ketersediaan bersih untuk masyarakat bisa tetap terjamin,” kata Fauzan

Secara garis besar, fauzan juga mengapresiasi atas ikhtiar yang dilakukan direksi maupun seluruh karyawan PDAM. Perusahaan ini mampu menunjukkan perkembangan yang sangat progresif. Tak lupa, Fauzan juga mengajak semua pihak untuk menjunjung komitmen bersama untuk menjaga dan memelihara kelestarian sumber mata air yag ada demi kelangsungan hidup anak cucu kedepannya.