Gambar Berita

Tata-cara Pembayaran Rekening Air Melalui ATM Mandiri

Pembayaran rekening air bisa dilakukan melalui ATM Mandiri.

Untuk informasi selengkapnya mengenai tata-cara pembayaran rekening Air PDAM Giri Menang melalui ATM Mandiri dapat dilihat pada link berikut :
Tata-cara Pembayaran Melaui ATM Mandiri

 

 

 

 


Selengkapnya
Gambar Berita

PDAM Giri Menang Kembali Jalin Kerjasama Payment Point Online Bank (PPOB) Realtime Dengan Bank BTN

Mataram, 03 Maret 2016 PDAM Giri Menang kembali melakukan penandatanganan MOU PPOB Realtime dengan PT. Bank Tabungan Negara Tbk. (Bank BTN). Dalam kerjasama yang dijalin Bank BTN dengan PDAM Giri Menang tersebut diharapkan mampu mempermudah nasabah Bank BTN dan pelanggan PDAM Giri Menang untuk membayar tagihan rekening airnya.

Dirut PDAM Giri Menang H. Lalu Ahmad Zaini pada sambutannya menerangkan, PDAM Giri Menang bertekad memberikan pelayanan terbaik pada pelanggan. PDAM Giri Menang memiliki kebijakan untuk terus membuka diri dan menjalin kerjasama dengan pihak lain tentu dengan harapan dapat semakin mempermudah pelanggan-pelanggan PDAM untuk membayarkan tagihan rekening airnya.

Kerjasama dengan Bank BTN kali ini merupakan kerjasama ke 11 (sebelas) dengan pihak ketiga untuk mempermudah pembayaran tagihan rekening air. “pembayaran ini merupakan yang ke 11 MOU yang telah kami tandatangani” ujarnya. PDAM juga akan memberikan ruang sebesar-besarnya kepada pihak ketiga untuk berpartisipasi dalam pembayaran rekening. PDAM mengharapkan 80% pembayaran rekening bisa dibayarkan melalui pihak ketiga dengan harapan agar bisa berjalan dengan baik. Zaini juga menegaskan dalam sambutannya jika potensi-potensi yang dimiliki Bank BTN mampu di optimalkan, makan akan sangat bagus kedepannya “jika potensi-potensi yang dimiliki oleh Bank BTN dioptimalkan secara maksimal saya yakin akan bagus dan kami dari manajemen juga akan memberikan ruang yang sebesar-besarnya kepada semua pihak untuk berpartisipasi”, terangnya.

Dirut PDAM Giri Menang, H. L. Ahmad Zaini berterimakasih atas kerjasama yang dibangun oleh Bank BTN dengan harapan kerjasama tersebut akan terus berlanjut kepada hal-hal yang bisa dipadukan dan tentunya mendapatkan win-win solution dan berdiri sejajar dengan hak-hak dan kewajiban masing-masing. Jika hal tersebut bisa ditegakkan pastinya kerjasama akan berlanjut dengan lebih baik. “kalo itu bisa ditegakkan, pasti kerjasama akan bisa berlanjut dengan baik apalagi potensi yang dimiliki oleh Bank BTN”, ucapnya.

Dalam sambutannya, Zaini juga memberikan sedikit masukan mengenai kerjasama yang harus diterapkan oleh Bank BTN yaitu dengan menggandeng switching yang lain untuk ikut bergabung dengan Bank BTN untuk mengoptimalkan pembayaran tagihan rekening air.

Zaini juga menerangkan pembayaran melalui pihak ketiga sudah mencapai 60% dan berharap kedepannya pihak ketiga mampu memperluas cakupannya menjadi 100% sehingga PDAM bisa fokus dalam pelayanan. “untuk saat ini ada sekitar 50-60% tagihan dapat dibayarkan melalui pihak ketiga, untuk kedepannya kita berharap pembayaran rekening air bisa dilakukan 100% oleh pihak ketiga sehingga PDAM bisa fokus dengan melakukan pelayanan dalam sisi yang lain kepada seluruh pelanggan kami”, terangnya.

“sampai saat ini pelanggan PDAM giri Menang sudah mencapai 110.000 (seratus sepuluh ribu) dengan total tagihan mencapai 7-7,5 miliar per bulan”, lanjutnya.

Diakhir sambutannya, Zaini mengucapkan terimakasih kepada jajaran Bank BTN atas terselenggaranya kerjasama MOU tersebut. “Tentu jika dalam penyelenggaraan ada hal-hal yang kurang berkenan, tentu tidak ada kerjasama yang tidak butuh evaluasi secara menyeluruh diantara kedua belah pihak yang penting masing-masing pihak dapat memenuhi hak dan kewajiban yang telah ditetapkan”, tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Cabang Bank BTN Mataram, Elvis Syahri menyampaikan terimakasihnya kepada segenap jajaran pegawai PDAM Giri Menang yang telah hadir pada kesempatan kelanjutan acara kerjasama penerimaan pembayaran tagihan rekening air minum melalui perbankan secara online realtime oleh Bank BTN.

Pada sambutannya Elvis menerangkan bahwa kerjasama ini adalah sebagai wujud apresiasi Bank BTN kepada nasabah-nasabahnya dimana selama ini hanya bisa membayar melalui loket-loket yang ada. “dengan adanya kerjasama ini akan memberikan kemudahan bagi nasabah-nasabah kami untuk melakukan pembayaran rekening air minum di Bank BTN”, terangnya.

Elvis juga menjelaskan bahwa Bank BTN adalah bank yang fokus terhadap pembangunan terkait perumahan-perumahan dimana berhubungan langsung dengan PLN dan PDAM dan ini merupakan kerjasama yang sangat strategis, dimana bisa dikolaborasikan sehingga Bank BTN dan PDAM Giri Menang bisa bersama-sama membangun NTB yang lebih baik lagi kedepan.

Dalam rangka menjalankan program sejuta rumah yang telah dicanangkan tahun 2015 (sat ini sedang berlangsung) di hampir seluruh wilayah di NTB, Bank BTN sangat membutuhkan kerjasama dari PDAM karena merupakan sumber penghidupan (dalam hal ini air minum/bersih). Karena perumahan tanpa ada sambungan/instalasi PDAM dinilai sangat kurang baik.

Diakhir sambutannya Elvis berharap dengan kerjasama tersebut kedepannya mudah-mudahan Bank BTN dan PDAM Giri Menang bisa lebih meningkatkan kepuasan untuk nasabah-nasabah kami dan juga pelanggan PDAM sendiri.


Selengkapnya
Gambar Berita

Kunjungan Dari Vitens Evides International Ke PDAM Giri Menang

Mataram, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Giri Menang kembali menerima kunjungan tamu dari Vitens Evides International. Kali ini kunjungan tamu dari belanda tersebut melakukan diskusi mengenai sistem air baku yang diterapkan di PDAM Giri Menang. kunjungan ini dilaksanakan hari Rabu (24/2) pagi dan bertempat diruang rapat PDAM Giri Menang. Rombongan tamu dari Vitens tersebut berjumlah dua orang yang terdiri dari: Ir. Jaap Boomsma, Msc, MCM, sebagai Resident Project Manager Vitens Evides International, dan Ridwansyah

Setelah diterima diruang rapat, Dirut PDAM Giri Menang, Ahmad Zaini memberikan penjelasan  mengenai sistem air baku dan mengulas profil PDAM Giri Menang secara menyeluruh, Kepala Bagian NRW yang juga hadir dalam rapat tersebut kembali menjelaskan secara terperinci mengenai sistem air baku yang diterapkan di PDAM Giri Menang sampai pada akhirnya bisa dinikmati oleh pelanggan.

Mengawali sesi diskusi, Jaap lebih menjelaskan mengenai maksud kedatangannya ke Lombok yang  bertujuan untuk mengajak PDAM yang ada di Lombok khususnya PDAM Giri Menang bekerjasama dan melayani keinginan PDAM yang ada di Lombok. Jika memang ada kecocokan dalam kerjasama, Jaap berharap mudah-mudahan bisa membuat proyek dalam bidang distribusi, produksi atau dimana saja sesuai keinginan pdam.

Setelah sesi diskusi yang cukup interaktif, Jaap mengakhiri sesi ini dengan mengucapkan terima kasih kepada PDAM Giri Menang atas waktu dan penjelasan yang diberikan. “Penjelasan yang diberikan kepada kami, cukup jelas dan lengkap. Semoga ada kecocokan dalam membentuk kerjasama dengan PDAM yang ada di Lombok khususnya PDAM Giri Menang,” ucap Jaap. kunjungan ini diakhiri dengan melanjutkan perjalanan ke sumber-sumber mata air yang ada di seputaran lingsar dan narmada, tepatnya di reservoar Bugbug, sumber mata air Sarasute, dan terakhir menyambangi reservoar di Telaga Ngembeng, Narmada.

Jaap yang ditemani beberapa pegawai dari PDAM sangat takjub dengan kondisi sumber mata air yang dimiliki oleh PDAM Giri Menang. Jaap mengecek semua Reservoar dan mencatat detail jumlah penampungan dan kapasitas bak yang ada di sumber dan reservoar milik PDAM. 


Selengkapnya
Gambar Berita

Pengadaan Meter Air & Pipa Serta Accesories Sambungan Baru

Untuk informasi lebih lanjut mengenai PENGADAAN METER AIR & PIPA SERTA ACCESORIES SAMBUNGAN BARU dapat dilihat pada link berikut :

lpse.lombokbaratkab.go.id

Dokumen dapat di download pada link berikut :

Pengadaan Meter Air & Pipa Serta Accessories Sambungan Baru PDAM Giri Menang 2016

 

 

 

 

 


Selengkapnya
Gambar Berita

RENCANA UMUM PENGADAAN PDAM GIRI MENANG 2016

Untuk informasi lebih lanjut mengenai RENCANA UMUM PENGADAAN PDAM GIRI MENANG 2015 dapat didownload pada link berikut :

RENCANA UMUM PENGADAAN PDAM GIRI MENANG 2016









Selengkapnya
Gambar Berita

Program Kemitraan Solidaritas PERPAMSI Tahun 2016

Jakarta, Lokakarya Kemitraan Solidaritas tahun 2016 yang diselenggarakan oleh Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) digelar di Hotel Grandhika Iskandarsyah Jakarta. Hadir dalam acara tersebut Ketua DPP PERPAMSI H. Rudie Kusmayadi yang sekaligus membuka pagelaran Lokakarya Kemitraan Solidaritas tahun 2016, Benny Andrianto sebagai Ketua Departemen Kemitraan pelaksana Program Kemitraan Solidaritas tahun 2015, Bapak Subekti sebagai narasumber Revitalisasi Kemitraan Solidaritas Perpamsi dan para tamu Lokakarya Kemitraan Solidaritas dari beberapa utusan PDAM yang juga ikut berpartisipasi hadir dalam acara tersebut.

Program Kemitraan Solidaritas PERPAMSI bertujuan untuk membantu para anggota PERPAMSI untuk meningkatkan kinerja melalui mekanisme saling belajar dan bekerjasama diantara sesama perusahaan air minum.

Beberapa PDAM yang telah menjalankan Program Kemitraan Solidaritas memberikan pengalamannya dengan berbagai bidang yang dibutuhkan guna perbaikan kinerja PDAM seperti PDAM Tirta Musi Palembang (selaku Mentor) yang bekerjasama dengan PDAM Tirta Mayang Jambi (selaku Recipient) dalam bidang penanggulangan kehilangan air (PKA).

Prinsip kemitraan tersebut meliputi fokus SDM, Non profit, member nilai tambah, disesuaikan dengan kondisi/kemampuan masing2masing pihak, semaksimal mungkin berpegang pada komitmen bersama, diserap dan diaplikasikan, ditiru dan diperluas. Spirit dari Program Kemitraan Solidaritas ini adalah “Persaudaraan dan Kebersamaan”.

Beberapa catatan penting untuk calon peserta Program Kemitraan Solidaritas diantaranya : Komitmen Direksi dan karyawan untuk mengikuti Program Kemitraan Solidaritas hingga tuntas, proses diagnostik harus cermat dan realistis sesuai kondisi PDAM, keterbukaan dan tidak ragu-ragu untuk menyatakan masalah yang dihadapi dan apa langkah-langkah yang dibutuhkan, melibatkan stakeholder, Kepala Daerah, DPD dan PDAM-PDAM sekitar dan membuat progress report setiap bulnnya.

Pada sesi rapat inisiasi calon peserta Program Kemitraan Solidaritas 2016-2017 menghasilkan keputusan rapat berupa PDAM Giri Menang ikut serta dalam Program Kemitraan Solidaritas 2016-2017 dan menjadi mentor bagi PDAM Kabupaten Buleleng-Singaraja dengan fokus kemitraan dibidang Distribusi dan Produksi.

Penandatanganan “Letter Of Intent” (Lol) Program Kemitraan Solidaritas PERPAMSI 2016-2017 antara PDAM Giri Menang dan PDAM Kabupaten Buleleng – Singaraja dilaksanakan dalam acara pembukaan Rakernas PERPAMSI 2016dan disaksikan oleh Direktur Jenderal Keuangan Daerah Kementerin Dalam Negeri, Dr. Reydonnyzar Moenoek, M. Devt. M dan ketua DPP Perpamsi, H. Rudie Kusmayadi.


Selengkapnya
Gambar Berita

Peringatan Hari Pers Nasional Tahun 2016 Digelar di NTB

Rangkaian Hari Pers Nasional yang akan dilaksanakan pada tanggal 5 – 10 Februari mendatang akan bertempat di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sedangkan pucak acara peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2016 akan dipusatkan di Kawasan Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat pada tanggal 8-9 Februari

Pelaksanaan HPN tersebut juga akan memberikan manfaat besar bagi Provinsi NTB, dimana perayaan HPN yang akan dilaksanakan di KEK Mandalika juga menjadi salah satu dari 15 kawasan istimewa yang menjadi perhatian pengembangan pariwisata di Indonesia karena selama ini daerah yang menjadi tuan rumah HPN selalu mendapat ekspos dari banyak media dan pembangunannya maju dengan pesat,  itu pula yang diharapkan dengan penyelenggaraan HPN Tahun ini di NTB.

Selamat datang Peserta Hari Pers Nasional. Semoga perayaan akbar Hari Pers Nasional tahun 2016 yang digelar di NTB menjadi gelaran hari pers terbaik di Indonesia, memberikan banyak manfaat bagi semua insan media dan khususnya bagi masyarakat NTB.











Selengkapnya
Gambar Berita

Utang Dihapus, Targetkan 10 Juta Sambungan

Pemerintah memutihkan utang 114 perusahaan Daerah Air Minum senilai total Rp 3,2 triliun. Hal itu dilakukan dengan mengubah utang PDAM  menjadi penyertaan modal dari pemerintah daerah kepada  PDAM .Dengan kondisi keuangan yang lebih sehat PDAM  diharapkan dapat mendukung program penambahan 10 juta sambungan baru hingga 2019.
            "Penghapusan utang 114 PDAM  itu dengan cara debt to equity swap atau mengubah utang dari yang dulunya utang menjadi ekuitas. Caranya pemerintah pusat akan melakukan hibah ke pemerintah daerah lalu dijadikan penyertaan modal Pemerintah Daerah, kata direktur Eksekutif Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia ( Perpamsi ) Subekti, Jumat (22/1), di Jakarta 
               Menurut Subekti, penghapusan tersebut dilakukan agar PDAM yang menambah menambah sambungan air minum perpipaan. Dengan kondisi keuangan yang sehat PDAM dapat mengembangkan usaha dengan mengakses pembiayaan dari perbankan atau melakukan kerjasama dengan badan usaha lain. Pemerintah menargetkan 10 juta sambungan air bersih perpipaan hingga 2019. Sementara dari total 388 PDAM, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mencatat 52% diantaranya berkatagori tak sehat.
             Direktur Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Mochammad Natsir mengatakan,  pemerintah menargetkan 60% sambungan air minum melalui perpipaan atau menambah 27,7 juta sambungan baru hingga 2019
            "Wakil presiden meminta agar pemerintah fokus memenuhi 10 juta sambungan baru dari 27,7 juta sambungan baru. Kami mengharapkan pembiayaan seperti dari pinjaman perbankan, internal PDAM, APBD atau dana alokasi khusus", kata Natsir. Hingga saat ini cakupan pelayanan air minum melalui perpipaan sekitar 20%. Untuk meningkatkan menjadi 60% diperlukan investasi Rp 253 triliun.
             Direktur Utama PDAM Giri Menang Mataram, Nusa Tenggara Barat Ahmad Zaini mengatakan penghapusan utang meski segera diikuti dengan pemindahan manajemen dan sumber daya manusia. "Jangan PDAM  dicampurkan dengan urusan politik.  Juga perlu dibenahi personilnya, jangan sampai sarjana agama dimasukkan ke PDAM. " kata Ahmad

Sumber Berita : Kompas

 


Selengkapnya
Gambar Berita

Efektifitas dan Kedisiplinan Pegawai

Mataram, sumber daya manusia dalam perusahaan sangatlah penting karena sebagai motor penggerak dari seluruh kegiatan atau aktivitas dalam mencapai tujuan perusahaan maupun untuk mempertahankan kelangsungan hidup suatu perusahaan. Berhasil tidaknya suatu perusahaan dalam mempertahankan eksistensi perusahaan diawali dari mengelola sumber daya manusia, khususnya upaya meningkatkan efektifitas dan kedisiplinan pegawai.

Demi meningkatkan kedisiplinan dan etos kerja di lingkup pegawai, PDAM Giri Menang kembali mengeluarkan surat edaran setelah beberapa waktu lalu mengeluarkan surat edaran berupa anjuran sholat tepat waktu untuk para karyawan dan karyawati. Surat edaran tersebut tentang ketentuan jam kerja dan absensi pegawai.

Berikut isi surat edaran PDAM Giri Menang No. 690.19/PDAM-PEG/2016 tentang ketentuan jam kerja dan absensi.

Dengan ini diinstruksikan kepada seluruh karyawan PDAM Giri Menang bahwa :

  1. Jam kerja ditentukan sebagai berikut :
  1. Jam masuk kerja          : Senin – Kamis (07.30 WITA), Jumat (07.00 WITA)
  2. Jam istirahat kerja       : Senin – Kamis (12.00 – 13.00 WITA), Jumat (11.00 – 13.30 WITA)
  3. Jam pulang kerja         : Senin – Jumat (16.00 WITA)

 

  1. Karyawan yang masuk kerja wajib melakukan kegiatan absensi 4 (empat) kali perhari yaitu :
  1. Masuk/mulai untuk bekerja;
  2. Mulai istirahat;
  3. Selesai dari istirahat;
  4. Pulang/selesai dari bekerja;

 

  1. Karyawan wajib memastikan persetujuan dari atasan dan bagian SDM jika tidak melakukan absensi, tanpa persetujuan atasan dan atau bagian SDM maka karyawan dianggap mangkir dan dapat dikenakan sanksi sesuai yang tertera pada peraturan yang berlaku.

Surat edaran yang telah ditanda tangani oleh Direktur Umum PDAM Giri Menang bertujuan untuk untuk meningkatkan kualitas kerja dan kedisiplinan seluruh karyawan dan karyawati PDAM Giri Menang dengan harapan pegawai yang merasa termotivasi dan disiplin terhadap pekerjaannya akan berdampak pada meningkatnya kinerja suatu perusahaan secara keseluruhan


Selengkapnya